Akankah Alexis Berinovasi di Era Disruptif ?

oleh Dicky Rinaldo | Pemimpin Besar Jihad Media

Berbicara Hardware, Software dan Brainware di era adult service distruption seperti saat ini. Peranan Hardware seperti bangunan hotel tidak lagi menjadi signifikan. Karena distribusi informasi pemasaran sudah melalui aktivasi software.
Jadi sesuatu belum akan punah selama brainware masih bekerja dan berkuasa. Melihat pola dan sejarahnya, brainwarelah yang menciptakan hardware dan software guna melakukan automatisasi, hingga bisa menjadi 'tombol' dari sebuah product/service.
Bukankah sudah teramat lama Adult Service terdistrupsi, dan bangunan atau brand yg sekarang ada ini hanya sebagai 'tombol'? Lantas apakah kanibalisasi akan membuat adult service punah?
Nampaknya belum, selama brainware masih dikuasai hawa nafsu dan ketidaksetiaan, nampaknya adult service akan terus menjadi hadir karena mereka berani melakukan reshape (membentuk kembali) atau create (mencipta). Shifting akan terus terjadi.
Ketika mereka memutuskan untuk reshape, maka mereka bisa melakukan inovasi dari produk atau layanan yang sudah mereka miliki. Sedangkan jika mereka ingin membuat yang baru, mereka harus berani memiliki inovasi yang sesuai dengan kebiasaan konsumen dan perkebangan zaman disruptif. Bukankah Airbnb adalah jaringan hotel terbesar di dunia yang sama sekali tidak memilik bangunan hotel?
Solusinya, mari menghadirkan keluarga dan rumah tangga yang berdaya, hadirkan rumah tangga yang kokoh, rumah tangga yang kuat, dimana anak anak akan tumbuh menjadi kuat, generasi menjadi kuat, dan tempat yang terbaik untuk mengambil energi cinta.